Adat Pernikahan Unik Desa Sinduagung Wonosobo

Adat Pernikahan Unik Desa Sinduagung Wonosabo

Adat Pernikahan Unik Desa Sinduagung Wonosabo Adalah kebiasaan yang ada di desa tersebut dalam melakukan pesta pernikahan.Dibilang unik karena berbeda dari kebisaan daerah lain pada umumnya.

Saya dan putri saya baru Pertama kali menginjakan kaki di kota Wonosobo.Kami berangkat dari terminal bus pulo gebang pukul 5’45 sore menggunakan bus Sinar Jaya jurusan Jakarta-Wonosobo.Harga tiket per orang 120 ribu.

Adat Pernikahan Unik Desa Sinduagung Wonosobo

Perjalanan menuju Wonosbo lancar,setelah sekitar 3 jam perjalanan ,bus singgah di restoran di Indramayu untuk istirahat sekitar setengah jam kemudian melanjutkan perjalanan.

Tak terasa tiba tiba kami dikagetkan dengan teriakan kondektur bus “mau pada turun ga ini Wonosobo,”ternyata kami sudah tiba di terminal bus Wonosobo tepat pukul 3 dini hari.Jadi perjalanan Jakarta – Wonosobo menghabiskan waktu 8 jam 15 menit.

Kami lalu istirahat dulu di warung yang ada di terminal sambil menunggu waktu solat subuh.Setelah selesai solat subuh sekitar jam 5,kami berangkat menuju ke tempat undangan acara pernikahan di kp kresek desa sinduagung kec selomerto dengan menggunakan taxi ,sekitar 10 menit kami sdh tiba di tujuan dengan argo yg hrs dibayar 40 ribu untuk jarak sekitar 6 km.

Adat Pernikahan Unik Desa Sinduagung Wonosobo

Sambil menunggu acara akad nikah Adat Pernikahan Unik Desa Sinduagung Wonosobo yg akan dilangsungkan pukul 8 pagi,kami berbincang dengan calon mempelai wanita dan.klgnya.Tujuan kami dtg ke wonosobo ini memang utk menghadiri pernikahan salah satu karyawanku.

Setelah selesai dirias kedua mempelai.lalu berangkat ke masjid untuk melakukan akad nikah Adat Pernikahan Unik Desa Sinduagung Wonosobo dengan mengenakan pakaian pengantin warna putih.Setelah selesai akad nikah,kedua mempelai berpoto poto bersama keluarga kerabat dan teman.

Tidak terlihat ada acara salaman untuk.mengucapkan selamat.Kemudian ke dua mempelai berganti pakaian dgn warna nuansa abu abu lalu pindah dari masjid ke panggung pelaminan yg ada di pekarangan rumah mempelai wanita.kemudian ada tausiah ttg pernikahan, lanjut poto poto lagi.

Adat Pernikahan Unik Desa Sinduagung Wonosobo

Uma ada siomay ga ? Ko makanannya belum datang ?Tanya putriku,saat itu waktu menunjukan pkl 12 siang,kursi banyak yg kosong,tidak ada terlihat tamu undangan yang datang,hanya keluarga dari besan saja,meja hidangan juga masih kosong tidak ada tanda tanda mau diisi.

Dalam hati saya bertanya ko sepi ? Ko ga ada tamu undangan ? Ko ga ada hidangan prasmanan ? Tapi pertanyaan itu saya simpan sendiri.saya ikutin saja jalannya prosesi pernikahan.sekitar pkl 1 siang ,ke dua mempelai berganti pakaian warna pink,saya dan putriku solat duhur dan menjama’ solat ashar krn khawatir nanti tidak keburu sebab kami akan pergi mengantar mempelai wanita ke rumah mempelai pria dan setelah itu kami akan lansung pulang ke jakarta.

Pkl 2 siang kami dan ke dua mempelai beserta seluruh keluarga dari mempelai pria dan mempelai wanita berangkat ke rumah mempelai pria.

Adat Pernikahan Unik Desa Sinduagung Wonosobo

Sekitar setengah jam perjalanan kami tiba di kediaman mempelai pria. Di tempat mempelai pria diadakan lagi tausiah dan poto poto.Saat acara di rumah mempelai pria,tiba-tiba turun hujan deras tapi acara tetap berlangsung dengan lancar.

Pkl 4 sore sebelum acara selesai saya dan putri saya pamit utuk pulang ke jakarta.dengan diantar menggunakan mobil rombongan keluarga mmpelai wanita.

Selama perjalanan menuju terminal,di dalam mobil saya memberanikan diri untuk bertanya tentang pertanyaan saya di atas.

Mengapa tidak ada tamu undangan,tidak ada hidangan prasmanan tidak ada salaman ucapan selamat.Keluarga menjawab bahwa tamu undangan datangnya kemarin sekaligus ucapan selamat dan pemberian kado serta prasmanan sudah di langsungkan kemarin sebelum akad nikah,di adakan.

Adat Pernikahan Unik Desa Sinduagung Wonosabo dilaksanakansehari sebelum akad nikah.Masing- masing di rumah mempelai wanita dan mempelai pria,jadi terpisah calon mempelai wanita dan calon mempelai pria sendiri sendiri mengadakan resepsinya di rumah masing- masing.BACA JUGA ARTIKEL SEBELUMNYA

Lain daerah lain kebiasaan,begitu pula dengan Adat Pernikahan Unik Desa Sinduagung Wonosobo, adat pernikahan karyawanku di wonosobo ini unik prasmanan,pemberian kado,ucapan selamat diadakan sehari sebelum akad nikah.jd ucapan nya apa y ” selamat melangsungkan akad nikah besok semoga segalanya lancar dan berkah” Aamiin.

Siomay yg ditunggu putriku sudah habis kemarin sebelum akad nikah he..he..he..salah sendiri kenapa ga datang kemarin..gak tahu sih..he..he..

Pengalaman saya tentang Adat Pernikahan Unik Desa Sinduagung Wonosobo adalah hal yang sangat menyenangkan dalam hidup saya.

Itulah sedikit pengalaman saya di wonosobo kota diatas angin dengan udara yang sejuk khususnya desa Sinduagung kecamatan selomerto.mohon maaf jika ada salah kata.ini hanya sekedar sharing..terimakasih wassalamu’Aalaikum wr.wb

https://bit.ly/pwdigitalmarketing

https://bit.ly/pwwebsiteku

http://bit.ly/pwsmartdetox

http://bit.ly/pwtrulum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *